Monday, 8 October 2018

Makalah Seni tari



Makalah

Seni Tari


Disusun oleh:



RADIAH RAHMAN                        PGMI



SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM
DDI
PANGKEP

2018






                       

KATA PENGANTAR

            Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang maha suci dan maha mengetahui. Sholawat beserta salam tak lupa kami panjatkan kepada junjungan alam yakni habibana wa nabiya Muhammad SAW, beserta para sahabatnya, keluarga, tabi’in dan tabi’atnya dan semogalah sampai kepada kita selaku umatnya. Amin.
            Makalah yang berisi tentang Seni Tari  untuk memenuhi tugas mata kuliah Seni Budaya dan Keterampilan. Di dalam makalah ini di jelaskan bahwa Konsep, prinsip, jenis dan contoh seni tari.
Kami menyadari bahwa terdapat banyak kekurangan dari makalah ini, demi kesempurnaan selanjutnya dan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca.
           
                                                                                    Minasatene, 10 Oktober 2018

                                                                                                Penyusun


           














DAFTAR ISI

Kata pengantar................................................................................................................ 1
Daftar isi....................................................................................................................        2
Bab I pendahuluan......................................................................................................... 3
Bab II pembahasan........................................................................................................ 4 
A.    Konsep Seni Tari
B.     Prinsip-prinsip Seni Tari
C.     Jenis-jenis dan contoh Seni Tari
Bab III penutup................................................................................................................. 7
Daftar pustaka................................................................................................................... 8






















BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Seni tari ialah seni yang dihasilkan dari gerak, mimik, dan tingkah laku seseorang agar gerakanya menarik dan enak di pandang mata, umumnya sebuah tarian diiringi oleh musik.

Dalam setiap karya seni tari yang baik harus mengandung unsur-unsur dan prinsip-prinsip seperti wiraga, wirama dan wirasa.

Dalam seni tari kita mengenal bebagai jenis tarian. Dari bebagai jenis tarian itu kita bagi menjadi tiga bagian, yaitu menurut fungsinya, isi temanya, dan menurut koreografinya.

B. Rumusan Masalah

1.      Apa konsep seni tari?
2.      Apa prinsip-prinsip seni tari?
3.      Apa jenis-jenis seni tari?

C. Tujuan Penulisan

Dengan disusunnya makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan mengenai seni tari, yang nantinya akan sangat berguna di kemudian hari terutama calon guru, baik dari segi perbendaharaan pengetahuan maupun penyesuaian penerapannya.






BAB II
PEMBAHASAN

A.    Konsep Seni Tari

Seni tari ialah seni yang dihasilkan dari gerak, mimik, dan tingkah laku seseorang agar gerakanya menarik dan enak di pandang mata, umumnya sebuah tarian diiringi oleh musik.

B.     Prinsip-prinsip Seni Tari

Dalam setiap karya seni tari yang baik harus mengandung unsur-unsur dan prinsip-prinsip sebagai berikut:

a.      Wiraga

Wiraga berasal dari kata wit yang berarti wujud lahiriah seperti badan dan anggota tubuh sehingga wiraga dapat diartikan penataan badan dan bagian tubuh lainya yang bergerak. Dapat juga diartikan dasar gerak atau dasar keterampilan gerak.

b.      Wirama

Wirama berasal dari kata irama, yakni suatu pola untuk mencapai suatu gerakan yang harmonis. Di dalamnya mengatur aksen, tempo, dan irama dari gerakan tarian, misalnya mengatur cepat lambat gerakan, panjang pendek suatu tarian, dan derap irama tarian.

c.       Wirasa

Wirasa merupakan tingkatan penghayatan dan penjiwaan dari sebuah tarian. Seorang penari harus dapat menjiwai cerita tari yang diperani, misalnya merasakan sedih, gembira, dan perkasa dari sebuah tarian yang disajikan.

C.    Jenis-jenis Seni Tari dan contohnya

Dalam seni tari kita mengenal bebagai jenis tarian. Dari bebagai jenis tarian itu kita bagi menjadi tiga bagian, yaitu menurut fungsinya, isi temanya, dan menurut koreografinya. Pembagian seni tari menurut fungsinya dapat dibagi menjadi dua, yaitu

1)      Tarian Sakral

Tarian Sakral ialah jenis tarian yang dianggap suci atau keramat. Tarian ini berkaitan erat dengan adat, kepercayaan dan hal-hal yang berhubungan dengan keagamaan, misalnya tari pendet, tari rejang, tari Mapeling, tari Ngaben, dan tari kuda lumping.

2)      Tarian propan

Tarian propan adalah jenis tarian yang berhubungan dengan masyarakat. Jenis tarian ini terdiri atas:

a)      Tari pergaulan, seperti tari Tayuban, tari ketuk tilu, dan tari Joged.
b)      Tari pertunjukan/tontonan, yakni tarian lepas terdiri atas dan dramatari. Tarian lepas terdiri atas tari tunggal, berpasangan, dan kelompok. Dramatari terdiri atas tari tunggal, berpasangan, dan kelompok. Dramatari terdiri atas sendratari dan dramatari berdialog.

Pembagian tari menurut isi temanya dibagi menjadi tiga, yaitu

1.      Tari pantomin

Tari pantomin ialah jenis tari yang temanya menirukan gerak-gerak alam, binatang dan kehidupan manusia, misalnya tari merak, tari kupu-kupu, tari batik, tari layang-layang, tari berburu, dan tari nelayan.

2.      Tari erotik

Tari erotik ialah tarian yang mengandung isi yang erotik atau tentang percintaan. Misalnya tari gambyong, tari Gambir Anom, tari serampang 12, tari Anjasmara, tari Joged, dan tari Ma Engket.

3.      Tari Kepahlawanan (heroik)

Tari ini adalah tarian yang berlatar belakang penghindaraan terhadap penderitaan atau tarian berbentuk perang, misalnya tari sang Hyang, tari Baris, Tari Mandau, tari Arjuna melawan Cakil, dan tari perang Gatotkaca.

Pembagian seni tari menurut koreografi (susunan tari) dibagi menjadi tiga, yaitu.

1.  Tarian rakyat
     Jenis tarian ini, susunan tarianya tidak bersandar dan tidak mengindahkan norma-norma keindahan tertentu, misalnya tarian misalnya tarian sakral dan tarian profan.

2.  Tarian klasik
     Tarian klasik adalah jenis tarian yang susunan tarinya menggunakan standar keindahan yang telah baku, misalnya tari Wayang (tari Arjuna, tari Srikandi, tari Gatotkaca), dan tari Balet.

3.  Tari Kreasi baru
     Jenis tarian ini susunan tarinya mengutamakan selera penyusun. Umumnya tarian ini lepas dari ikatan tari klasik dan lepas ikatan-ikatan tradisonal, namun nilai-nilai artistiknya tetap terpelihara, misalnya tari kupu-kupu, tari Anjasmara, tari sekar putri, dan tari Jaipong. 

BAB III
PENUTUP

    Kesimpulan

 Seni tari ialah seni yang dihasilkan dari gerak, mimik, dan tingkah laku seseorang agar gerakanya menarik dan enak di pandang mata, umumnya sebuah tarian diiringi oleh musik.

Dalam setiap karya seni tari yang baik harus mengandung unsur-unsur dan prinsip-prinsip seperti, wiraga, wirasa dan wirama.

Dalam seni tari kita mengenal bebagai jenis tarian. Dari bebagai jenis tarian yaitu kita bagi menjadi tiga bagian, yaitu menurut fungsinya, isi temanya, dan menurut koreografinya. Pembagian seni tari menurut fungsinya dapat dibagi menjadi dua, yaitu Tarian Sakral dan Tarian Propan

Saran

Makalah yang kami susun semoga bisa membantu kita lebih memahami tentang seni tari yang lebih mendalam. Mohon permakluman dari semuanya jika dalam makalah kami ini masih terdapat banyak kekeliruan baik bahasa maupun pemahaman. Karena tiadalah sesuatu yang sempurna yang bisa manusia ciptakan.






 




Daftar Pustaka

Drs. Napsiruddin dkk. 2002. Pelajaran Pendidikan Seni. Jakarta: Yudhistira Jakarta




















No comments:

Post a Comment