Makalah
Seni Tari

Disusun oleh:
RADIAH
RAHMAN PGMI
SEKOLAH
TINGGI AGAMA ISLAM
DDI
PANGKEP
2018
KATA
PENGANTAR
Dengan
menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji kami
panjatkan ke hadirat Allah SWT yang maha suci dan maha mengetahui. Sholawat
beserta salam tak lupa kami panjatkan kepada junjungan alam yakni habibana wa
nabiya Muhammad SAW, beserta para sahabatnya, keluarga, tabi’in dan tabi’atnya
dan semogalah sampai kepada kita selaku umatnya. Amin.
Makalah
yang berisi tentang Seni Tari untuk memenuhi tugas mata kuliah Seni Budaya
dan Keterampilan. Di dalam makalah ini di jelaskan bahwa Konsep, prinsip, jenis
dan contoh seni tari.
Kami
menyadari bahwa terdapat banyak kekurangan dari makalah ini, demi kesempurnaan
selanjutnya dan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca.
Minasatene,
10 Oktober 2018
Penyusun
DAFTAR ISI
Kata
pengantar................................................................................................................ 1
Daftar
isi.................................................................................................................... 2
Bab
I pendahuluan.........................................................................................................
3
Bab
II pembahasan........................................................................................................
4
A. Konsep Seni Tari
B. Prinsip-prinsip Seni Tari
C.
Jenis-jenis
dan contoh Seni Tari
Bab
III penutup................................................................................................................. 7
Daftar
pustaka................................................................................................................... 8
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Seni
tari ialah seni yang dihasilkan dari gerak, mimik, dan tingkah laku seseorang
agar gerakanya menarik dan enak di pandang mata, umumnya sebuah tarian diiringi
oleh musik.
Dalam
setiap karya seni tari yang baik harus mengandung unsur-unsur dan
prinsip-prinsip seperti wiraga, wirama dan wirasa.
Dalam
seni tari kita mengenal bebagai jenis tarian. Dari bebagai jenis tarian itu
kita bagi menjadi tiga bagian, yaitu menurut fungsinya, isi temanya, dan
menurut koreografinya.
B. Rumusan Masalah
1. Apa konsep
seni tari?
2. Apa
prinsip-prinsip seni tari?
3. Apa
jenis-jenis seni tari?
C. Tujuan Penulisan
Dengan disusunnya makalah ini adalah
untuk menambah pengetahuan mengenai seni tari, yang nantinya akan sangat
berguna di kemudian hari terutama calon guru, baik dari segi perbendaharaan
pengetahuan maupun penyesuaian penerapannya.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Konsep Seni Tari
Seni
tari ialah seni yang dihasilkan dari gerak, mimik, dan tingkah laku seseorang
agar gerakanya menarik dan enak di pandang mata, umumnya sebuah tarian diiringi
oleh musik.
B. Prinsip-prinsip Seni Tari
Dalam
setiap karya seni tari yang baik harus mengandung unsur-unsur dan
prinsip-prinsip sebagai berikut:
a.
Wiraga
Wiraga berasal dari
kata wit yang berarti wujud lahiriah
seperti badan dan anggota tubuh sehingga wiraga dapat diartikan penataan badan
dan bagian tubuh lainya yang bergerak. Dapat juga diartikan dasar gerak atau
dasar keterampilan gerak.
b.
Wirama
Wirama berasal dari
kata irama, yakni suatu pola untuk mencapai suatu gerakan yang harmonis. Di
dalamnya mengatur aksen, tempo, dan irama dari gerakan tarian, misalnya
mengatur cepat lambat gerakan, panjang pendek suatu tarian, dan derap irama
tarian.
c.
Wirasa
Wirasa merupakan
tingkatan penghayatan dan penjiwaan dari sebuah tarian. Seorang penari harus
dapat menjiwai cerita tari yang diperani, misalnya merasakan sedih, gembira,
dan perkasa dari sebuah tarian yang disajikan.
C. Jenis-jenis Seni Tari dan contohnya
Dalam
seni tari kita mengenal bebagai jenis tarian. Dari bebagai jenis tarian itu
kita bagi menjadi tiga bagian, yaitu menurut fungsinya, isi temanya, dan
menurut koreografinya. Pembagian seni tari menurut fungsinya dapat dibagi
menjadi dua, yaitu
1) Tarian Sakral
Tarian Sakral ialah
jenis tarian yang dianggap suci atau keramat. Tarian ini berkaitan erat dengan
adat, kepercayaan dan hal-hal yang berhubungan dengan keagamaan, misalnya tari
pendet, tari rejang, tari Mapeling, tari Ngaben, dan tari kuda lumping.
2) Tarian propan
Tarian propan adalah
jenis tarian yang berhubungan dengan masyarakat. Jenis tarian ini terdiri atas:
a) Tari
pergaulan, seperti tari Tayuban, tari ketuk tilu, dan tari Joged.
b) Tari
pertunjukan/tontonan, yakni tarian lepas terdiri atas dan dramatari. Tarian
lepas terdiri atas tari tunggal, berpasangan, dan kelompok. Dramatari terdiri
atas tari tunggal, berpasangan, dan kelompok. Dramatari terdiri atas sendratari
dan dramatari berdialog.
Pembagian
tari menurut isi temanya dibagi menjadi tiga, yaitu
1. Tari
pantomin
Tari
pantomin ialah jenis tari yang temanya menirukan gerak-gerak alam, binatang dan
kehidupan manusia, misalnya tari merak, tari kupu-kupu, tari batik, tari
layang-layang, tari berburu, dan tari nelayan.
2. Tari
erotik
Tari
erotik ialah tarian yang mengandung isi yang erotik atau tentang percintaan.
Misalnya tari gambyong, tari Gambir Anom, tari serampang 12, tari Anjasmara,
tari Joged, dan tari Ma Engket.
3. Tari
Kepahlawanan (heroik)
Tari ini adalah tarian
yang berlatar belakang penghindaraan terhadap penderitaan atau tarian berbentuk
perang, misalnya tari sang Hyang, tari Baris, Tari Mandau, tari Arjuna melawan
Cakil, dan tari perang Gatotkaca.
Pembagian
seni tari menurut koreografi (susunan tari) dibagi menjadi tiga, yaitu.
1. Tarian rakyat
Jenis tarian ini, susunan tarianya tidak
bersandar dan tidak mengindahkan norma-norma keindahan tertentu, misalnya
tarian misalnya tarian sakral dan tarian profan.
2. Tarian klasik
Tarian klasik adalah jenis tarian yang
susunan tarinya menggunakan standar keindahan yang telah baku, misalnya tari
Wayang (tari Arjuna, tari Srikandi, tari Gatotkaca), dan tari Balet.
3. Tari Kreasi baru
Jenis tarian ini susunan tarinya
mengutamakan selera penyusun. Umumnya tarian ini lepas dari ikatan tari klasik
dan lepas ikatan-ikatan tradisonal, namun nilai-nilai artistiknya tetap
terpelihara, misalnya tari kupu-kupu, tari Anjasmara, tari sekar putri, dan
tari Jaipong.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Seni tari ialah seni yang dihasilkan dari gerak,
mimik, dan tingkah laku seseorang agar gerakanya menarik dan enak di pandang
mata, umumnya sebuah tarian diiringi oleh musik.
Dalam
setiap karya seni tari yang baik harus mengandung unsur-unsur dan
prinsip-prinsip seperti, wiraga, wirasa dan wirama.
Dalam
seni tari kita mengenal bebagai jenis tarian. Dari bebagai jenis tarian yaitu
kita bagi menjadi tiga bagian, yaitu menurut fungsinya, isi temanya, dan
menurut koreografinya. Pembagian seni tari menurut fungsinya dapat dibagi
menjadi dua, yaitu Tarian Sakral dan Tarian Propan
Saran
Makalah yang kami susun semoga bisa membantu kita
lebih memahami tentang seni tari yang lebih mendalam. Mohon permakluman dari
semuanya jika dalam makalah kami ini masih terdapat banyak kekeliruan baik
bahasa maupun pemahaman. Karena tiadalah sesuatu yang sempurna yang bisa
manusia ciptakan.
Daftar
Pustaka
Drs. Napsiruddin dkk. 2002. Pelajaran Pendidikan Seni. Jakarta: Yudhistira Jakarta
No comments:
Post a Comment